2014

Ah rupanya saya tidak cukup istiqomah dalam menulis dan mendisiplinkan diri saya pula untuk menulis. Bahkan menulis di tahun 2014 ini saja saya baru memulainya di bulan April, omaygad !!! (biasa aja deh je, hueee).

Jadi, bagaimana rasanya hidup di tahun 2014?

Yang jelas sih sedih, karena saya semakin tua dan semakin rapuh (hahaha, lebay parah).

Engga ding, boong, eh bener ding (%%#!$^&**((*&%#).

2014, selama 4 bulan ini saya melewatinya dengan penuh suka cita, diantara sekian banyak kesedihan, rupanya Allah masih memberikan saya ratusan kebahagiaan yang tak ternilai harganya. Diantara sekian banyak rasa takut, masih jauh lebih banyak kekuatan kekuatan yang tidak pernah saya sangka sebelumnya, bahwa saya dapat melewatinya. Diantara sekian banyak malam malam yang penuh dengan kegundah gulanaan (halah), masih lebih banyak malam penuh rasa bahagia yang saya lewati..

Begitulah hati, Allah menciptakannya dengan tidak pernah tahu bagaimana manusia akan merasakannya.
Begitulah hati, Allah menciptakannya dengan penuh ketidakstabilannya, karena hati manusia, Allah yang pegang kendali..

2014, I am happy, no matter what

dan seterusnya pun, I will be happy and happy, no matter what 🙂

2014 adalah tahun penuh kejutan.

Terima kasih ya Allah 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s